“The Cool”, duo gadis cantik dan kalem yang terlahir di acara reguler “Keyakitte, Kakenai?” mendatangi Harajuku!

― Di acara reguler pertama kalian “Keyakitte, Kakenai?”, kalian dipasangkan dalam unit bernama “The Cool” karena kalian tidak banyak berbicara, tapi saat pemotretan kalian berteriak dengan keras, benar-benar ramai *tertawa*.

Shida: Risa sering dibilang “Anak itu nggak ngomong sama sekali ya”. Sebenarnya dia sering berteriak seperti tadi, jadi dia cuma orang yang sangat pemalu saja.

Watanabe: Manaka juga orang yang tidak akan mengeluarkan sifat aslinya kalau tidak bersama orang yang sudah akrab dan terbiasa. Penggemar Manaka yang datang ke handshake event sering bertanya padaku “Bagaimana caranya membuat Manaka tertawa?” XD

― Apa jawabanmu?

Watanabe: Misalnya saja “Bicarakan saja tentang musik rock~”. Lalu mereka menjawab “Aku mengerti”.

Shida: Sebaliknya, penggemarnya juga sering datang ke tempatku. “Tolong beritahu cerita tentang Risa yang tidak diketahui”. Lalu aku menceritakan kejadian saat Risa marah, lalu mereka merasa senang dan pergi ke tempat Risa.

― Itu bukan hal yang bisa membuatku tertawa ya *tertawa*.

Shida: Karena imej Risa sangat kuat saat di televisi, kupikir orang-orang penasaran sebenarnya dia anak yang seperti apa.

Watanabe: Tapi, kupikir sifat pemaluku jauh lebih berkurang dibandingkan sebelumnya. Sejak masuk Keyaki, lalu mengikuti event dan drama, mendapatkan banyak pengalaman, aku jadi bisa berbicara dengan orang yang biasanya aku tidak berbicara dengannya.

Shida: *Tiba-tiba* Haaa… Risa imut♡

― Kau benar-benar memperhatikannya ya *tertawa*.

Shida: Dia sangat imut. Benar-benar tipeku. Oshimenku. Seandainya aku laki-laki, aku pasti akan mengejarnya.

Watanabe: Pasti bohong deh~ *tertawa*.

― Maaf karena mengganggu kemesraan kalian, kalian juga membicarakan hal-hal yang berbau filosofis saat pemotretan tadi.

Shida: Aku selalu dipenuhi dengan pertanyaan. Aku punya banyak sekali pertanyaan yang aneh, lalu aku menanyakan hal itu pada Risa.

Watanabe: Pertanyaan Manaka itu aneh *tertawa*. Saat pemotretan ini pun, saat dia melihat seprai tempat tidur, dia mengatakan “Seprai itu kasihan”. Saat aku bertanya kenapa, dia menjawab “Kita bisa jalan kayak gini, tapi seprai nggak bisa jalan”. Aku jadi berpikir “Eh, kamu nggak apa-apa?”

― Jadi sedikit khawatir ya *tertawa*. Lalu apa jawabanmu, Watanabe-san?

Watanabe: Aku juga bertanya padanya. Misalnya “Setelah angka 1 kenapa harus angka 2?”. Padahal dimulai dari angka 5 juga tidak ada salahnya, tapi kenapa dimulai dari angka 1 menjadi sesuatu yang benar. Aku berpikir apa salahnya dimulai dari angka 5.

Shida: Tapi, kami berdua tidak bisa menemukan jawaban dari satupun pertanyaan kami. Karena itu, pada hari itu kami selalu berteriak “Kenapa?!”, kami juga selalu bertanya kepada para staff.

― Sama sekali tidak cool ya…

Watanabe: Akhir-akhir ini rasanya tidak masalah jadi seperti itu. Aku berpikir untuk melakukan sesuatu yang berkebalikan.

– Benar-benar rock ya. Tapi, cool itu bisa juga berarti keren ya.

Shida: Ah, kalau diartikan begitu aku merasa senang!

 

(penerjemah: hunter934)

 

Share this...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter